Maafkan aku, aku bukan orang yang sempurna. Aku masih buta banyak hal dan selalu dibayangi kesalahan. Indraku masih kacau untuk berfungsi secara empirik, sementara instingku begitu tumpul untuk merasakan. Tapi, tunggulah aku, kemampuanku akan melesat untuk menjangkaumu. Bersabarlah padaku, aku akan sungguh-sungguh berusaha untukmu. Aku akan menjadi juaramu, aku mampu jadi yang terbaik untukmu.